RSS

I Still Remember You, Skid Row

10 Oct

8 Oktober 2013, Lapangan Kridosono-Yogyakarta

Jika nonton Skid Row saya jadi teringat dengan (alm) Pappilon H.M. -dosen FISIP UAJY-, karena pada 11 Maret 2008 ketika Skid Row konser di Semarang saya berusaha membujuk beliau untuk ikut. Tapi ia menolak dengan alasan jauh dan vokalisnya sudah bukan Sebastian Bach. Belum sempat bertemu (karena libur Paskah) untuk pamer kaos & cerita konsernya, namun Tuhan berkehendak lain, 9 hari kemudian beliau meninggal (cerita selengkapnya ada di -> sini )…

Saya datang bersama rombongan yang hampir sama ketika di Semarang 5 tahun lalu, hanya minus Kelly Puk, namun bertambah personil lain. Plus bertemu lagi dengan mas Hendro yang dulu pertama kali kenal juga pas nonton di Semarang. Jumlah penonton terhitung sedikit, masih lebih banyak ketika Jamrud konser tunggal satu tahun sebelumnya. Sedikitnya fans Skid Row (yang mau datang) dan terlalu mahal untuk fans Jamrud adalah dugaan awal saya.

Tiket Skid Row vs Jamrud

Tiket Skid Row vs Jamrud

Jamrud membawakan setlist yang cukup berbeda dari biasanya, manggung kira-kira selama 1,5 jam namun hanya sedikit lagu yang dibawakan dari album-album lawas jaman saya awal-awal suka Jamrud (kapan kah itu? rahasia! :p). Sound kurang begitu nendang, vokal Krisyanto sering hanya samar-samar saja terdengar. Mereka juga tidak atraktif di atas panggung, kakinya seperti dipaku ke panggung, mungkin menyimpan tenaga untuk sisa tur. Hal yang berbeda dari konser sebelumnya adalah Irwan sang gitaris baru, sudah tidak culun lagi bentukannya, sudah berani main lepas dan mengeksplor nada. Saya sendiri juga menyimpan tenaga untuk Skid Row, jadi cukup sekian dulu bahasan untuk Jamrud, jika masih ada pertanyaan bisa dikirim ke kotak comment di bawah…

‘Doctor Doctor’ : Iron Maiden, ‘The Ecstasy of Gold’ : Metallica, ‘The Dream Is Collapsing’: Dream Theater; maka ‘Blitzkrieg Bop’ : Skid Row. Sama ketika 5 tahun lalu, sembari para personil naik ke panggung diputar lagu Ramones tadi, bahkan Snake sempat sekali nggenjreng gitarnya mengikuti lagu. ‘Slave To The Grind’ langsung memperbudak telinga dengan sound yang lebih gahar, sangat terasa sekali bedanya dengan Jamrud. Bahkan lebih baik daripada 5 tahun lalu. Dugaan awal saya terpatahkan, penonton terlihat lebih semangat ketika Skid Row manggung. Jika 5 tahun lalu penonton hanya antusias pada beberapa lagu yaitu ‘18 And Life’ & ‘I Remember You’ saja -eh itu cuma 2 lagu ya, bukan beberapa- …maka konser kali ini penonton tampak selalu senang sembari berteriak dan mengacungkan tangan ketika beberapa hits seperti ‘Piece of Me’, ‘Monkey Business’, ‘In A Darkened Room’ dan bahkan pada lagu baru (yang mungkin kebanyakan belum tahu) seperti ‘Let’s Go’ dan ‘Kings Of Demolition’.

Koor massal pada ‘I Remember You’ jelas momen terindah malam itu, namun hati-hati nanti kelingan sing ora-ora. Tetapi yang paling spesial adalah disertakannya ‘In A Darkened Room’ dalam tur ini, power ballad yang saya kira tidak cocok dengan karakter Solinger. Namun ternyata mampu dibawakannya dengan apik, untuk sesaat saya lupa kalau Baz adalah penyanyi aslinya. (Johnny) Solinger sepertinya sudah sangat menikmati menjadi personil Skid Row, ia mampu berkomunikasi secara lebih baik dengan penonton (dan tentunya juga semakin baik & menghayati dalam membawakan lagu Skid Row). Diselingi guyonan Amerika yang masih bisa dipahami dan berusaha menghafal beberapa kalimat bahasa Indonesia (meski sempat nyontek di handphone). Seperti saat memperdaya penonton dengan mengajak bilang “fu*k you!” namun pada akhirnya dia mengatakan “hey itu tidak baik”, dan pecah lah tawa penonton.

bersiap untuk I Remember You

bersiap untuk I Remember You

Bagaimana dengan Rob Hammersmith yang paling “junior” di Skid Row? Mukanya sekilas seperti Nicko McBrain/Doug Aldrich, permainannya standar menurut saya, sementara Dave Gara (drummer sebelumnya) mungkin hanya menang di atraksi-atraksinya. Posisi drummer di Skid Row sepertinya tidak begitu berpengaruh mau siapapun itu, jenis permainannya kurang lebih sama. Rachel Bolan? Seperti biasa, selalu awesome, ganteng sekali! Ada 2 bassist yang menurut saya permainannya biasa saja tapi nggak pernah fals kalau tampil (dandan), yaitu Bolan dan Duff McKagan, tongkrongannya sangar. Mereka berdua sama-sama basic-nya punk, sama-sama punya suara bagus, makanya ‘Psycho Therapy’ mampu dibawakan dengan baik olehnya. Pada akhir konser ia bahkan merusak senar bassnya untuk atraksi dan dibiarkan feedback sampai mereka meninggalkan panggung.

Scotti Hill? Tidak pernah mengecewakan, ia selalu membuat saya bernostalgia dengan era 90an Skid Row. 5 tahun lalu ia tampil menggunakan sepatu warrior + celana pendek army’nya, sementara kemarin ia memakai baju seperti pekerja bengkel tanpa lengan yang dulu juga menjadi trademark-nya. Scotti adalah personil yang paling atraktif di panggung, selalu lari ke sana kemari dan ekspresi wajahnya selalu ia sesuaikan dengan nada yang ia mainkan. Tentu yang paling saya tunggu adalah melodinya pada ‘I Remember You’ yang masih sama persis dengan di video klip.

Tetapi yang paling membuat saya bahagia malam itu adalah Dave “Snake” Sabo. Bermasalah dengan visa pada 5 tahun lalu ternyata sangat membuat perbedaan dalam permainan Skid Row. Konser kedua ini saya jadi lebih bisa menikmatinya, padahal biasanya kalau sudah kedua kalinya perasaan akan menjadi datar-datar saja. Kemampuan rhythm’nya, lead’nya dan riff’nya yang catchy nan gahar namun menghanyutkan membuat saya bersyukur akhirnya ia dulu tidak jadi menetap di Bon Jovi. Jika tidak, akan sia-sia kemampuannya, hahaha. Setiap lagu Skid Row terasa lebih powerful dan berisi ketika Snake ada, yang ditunggu-tunggu tentu saja ketika Snake & Scotti melakukan “duel” di tengah-tengah lagu ‘Monkey Business’. Berbagai macam teknik hampir mereka keluarkan, meski didominasi shredding.

Snake & Scotti tampak menikmati ketika dimanjakan oleh penonton yang selalu meneriakkan nama mereka, bahkan sepertinya mereka berdua ketagihan selalu meminta lagi. Snake terlihat sering tersenyum ketika melihat reaksi penonton yang meneriakkan namanya, ikut mengepalkan tangan ke udara dan body surfing. “We will never forget this night”, semoga kalimat Snake ini jadi jaminan mereka akan datang lagi, sebab 5 tahun lalu Solinger berjanji akan datang lagi dan mereka membayarnya. And we will always remember you dude

Duel Gitar

Duel Gitar

Ini adalah salah satu konser terbaik yang saya tonton dalam kurun waktu satu tahun terakhir (selain Dewa19). Terlebih jika melihat sangat minimalisnya Skid Row dan hanya membawa 3 kru (1 untuk gitar, 1 teknisi drum dan 1 soundman, CMIIW). Sepertinya mereka juga tidak banyak membawa alat, sebagian besar sudah disediakan LOG yang juga tanpa sponsor dalam konser ini. Punya lighting-sound-stage sendiri, lha enak banget mikirnya kan? Hehehe. Meski konon pemasukan tiket tidak menutupi budget konser, saya yakin LOG sudah “nabung” duluan.

So, Sebastian who? Bach what?

Yang masih berpikir “ah nggak ada Baz” dan tidak datang, kalian sangat merugi…

Masih gak percaya? Nih saya kasih video live Baz terbaru biar kalian tambah nyesel:

setlist; ada perbedaan satu lagu dari beberapa kota sebelumnya, ‘Get The Fuck Out’ tidak dibawakan, diganti dengan ‘Thick Is The Skin’:

  1. Slave To The Grind
  2. Big Guns
  3. Let’s Go
  4. Piece Of Me
  5. 18 And Life
  6. New Generation
  7. Makin’ A Mess
  8. In A Darkened Room
  9. Kings Of Demolition
  10. Psycho Therapy
  11. I Remember You
  12. Monkey Business

Encore

  1. Riot Act
  2. Thick Is The Skin
  3. Youth Gone Wild
 
3 Comments

Posted by on October 10, 2013 in konser, memory, music, review

 

Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

3 responses to “I Still Remember You, Skid Row

  1. Prisma Try Laksana

    September 3, 2015 at 9:28 pm

    Wah dulu gak jadi lihat😦

     
    • Surya

      October 8, 2015 at 8:06 pm

      berharap saja Skid Row ke sini lagi dengan vokalis baru, Tony Harnell :p

       

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: